Ini tentang aku, tentang hidupku yang panjang. Aku bagaikan sehelai kertas yang bisa diterbangkan oleh angin ke langit tingkat tujuh. Juga bisa di injak-injak orang sampai terkubur di tanah lapisan bawah.
Perkenalkan, nama panjangku Indah Nurkhasanah Kusuma Dewi. Nama pendekku Indah. Nama panggilanku, Indah. Dan nama bekenku Inde, Indeng juga bisa. Pokoknya semua serba bisa.
Aku keluar dari rahim ibuku sekitar 17 tahun yang lalu, tepatnya hari Selasa Pon tanggal 11 Oktober 1994,jam berapa aku lahir aku tidak ingat, karena saat itu belum sempat aku menengok ke arah jam dinding, aku sudah langsung diceburin ke air.
Di Kabupaten Magelang, Kabupaten yang terkenal sangat Gemilang ini, aku dilahirkan. Tepatnya di atas kasur yang sebenarnya tidak empuk. Sayang, dulu aku tidak bisa request dilahirkan di atas springbed. Coba kalau bisa, pasti tubuhku bisa seempuk springbed, tidak seperti sekarang ini,yang hanya seperti tulang dibungkus kulit saja.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya tidak lupa aku persembahkan kepada ayah dan ibuku tercinta, yang atas kerja keras mereka aku bisa ada dan hidup di dunia ini dan yang palin penting bisa posting sesuatu yang sesuatu banget ini.
Cukup sekian ngelanturnya, sekarang mari kita beranjak ke riwayat pendidikanku.
Pertama kali aku masuk sekolah adalah ketika aku berumur empat tahun. Yaitu di TK Pertiwi Banyubiru. Saat itu, aku masih sangat imut-imut dan menggemaskan lho, tapi entah sekarang bagaimana keadaannya. Sekitar dua tahun aku menempuh pendidikan TK dan selama itulah aku merasakan kebahagiaan di masa-masa kecilku.
Selanjutnya aku melanjutkan perjuangan hidupku mencari ilmu sekaligus kebahagiaan di SDN Banyubiru 2. Di sekolah ini, telah kutemukan banyak teman yang sangat berarti dalam kehidupanku. Enam tahun waktu yang telah ku lalui dan banyak sekali sesuatu yang kutemukan. Tahun 2007, adalah waktuku untuk meninggalkan sekolah tercintaku ini. Sungguh sedih rasanya.
Dengan berat hati, terpaksa aku harus berhijrah ke Kota Muntilan untuk meneruskan perjuanganku menuntut ilmu di SMPN 1 Muntilan. Disaat inilah baru kurasakan beratnya cobaan hidup. Manis, asem, asin rame rasanya(permen nano nano). Tapi ini bukan permen, melainkan benar-benar bumbu kehidupan yang harus kujalani. Alhamdulillah yah… aku bisa menamatkan SMPku.
Nah ini dia, metamorphosis hidupku. Dari SMP ke SMA, sungguh sulit untuk mempercayainya, tapi memang itulah kenyataannya. Aku bermetamorfosis dari putih biru menjadi putih abu-abu. SMAN 1 Muntilan, SMA pilihanku dan SMA yang memang terpilih, pilih aku yah…
Demikian sepenggal cerita tentang AKU LEBIH DEKAT, ini belum tamat kawan, jadi jangan bersedih kalau harus berpisah dengan ceritaku. Tunggu episode selanjutnya ya.





1 komentar:
mantebs sist...
lanjut trus postingannya, klo bisa tentang crita2 perjalanan hidupmu..
biar ane simak :P
Posting Komentar